Laman

Sabtu, 05 Mei 2012

Analisa Tapak

Analisis Tapak Nganasis tapak emang kerjaan yang cukup membuat puyeng otak, sampai banyak hal penting yang mesti terlupain karena kerjaannya gak segampang membalikan kertas canson trus mencoret-coretnya, pengalaman pasti jadi kunci sukses bagi setiap insan, apa lagi seroang mahasiswa arsitektur yang setiap hari di jejali pengalaman para dosen dan asisten tentang ini itu... ini itu... yang kebanyakan cuma numpang lewat kiri-kanan telinga mahasiswa. lantas apa yang mesti di perbuat? agar mahasiswa bisa lebih kritis menanggapi permaslahan dalam perancangan? jawabannya menurut saya hanya satu (1), apa itu? jadikan mahasiswa sebagai pelaku pengalaman itu. ok berikut adalah butir butir penting bagi mahasiswa arsitektur jika mau menganalisis tapak, ini bisa di aflikasikan juga di lapangan: Analisis tapak Lokasi Peta negara Peta kota Tautan lingkungan Tataguna bangungan Pola pergaerakan kendaraan Ukuran dan tatawilayah GSB KDB KLB KB Ketentuan lahan parkir Undang-undang/ peraturan Keistimewaan fisik alamiah Kontur tipologi Pola-pola drainase pada tapak Tipe tanah Daya dukung Pepohonan Bebatuan Sungai Lembah Kolam Danau Keistimewaan buatan Bangunan Skala Bentuk atap Pola-pola pengatuan pintu dan jendela Bahan Warna Ruang terbuka Poros visual Pola peramanan Diding jalan Pola-pola lapisan perkerasan Sirkulasi Pola pergerakan kendaraan Pemberhentian bis Pencapaian truk servis Jalur kebakaran Lalulintas sewaktu-waktu (parade) Pola pergerakan pejalan kaki Utilitas Listrik Gas Saluran air kotor Saluran air bersih Telepon Panca indra Pemandangan dari tapak Pemandangan ke tapak Aspek visual Pendengaran Perabaan Penciuman Kebisingan Manusia dan kebudayaan Kultural Psikologis Perilaku Sosiologik Usia penduduk Pola-pola etnik Pola-pola pekerajaan Nilai-nilai budaya setempat Pola-pola pengrusakan dan kejahatan Iklim Curah hujan (2 musim) Curah salju (4 musim) Kelembaban Variasi suhu sepanjang bulan dalam setahun Arah angin Lintasan matahari Sudut matahari vertikal sebagaimana berubah sepanjang tahun Bencana-bencana alam Gempa bumi Tornado Longsor Banjir Stunami

Selasa, 02 Agustus 2011

Harga Penawaran

JASA DESIGN TERMURAH KUALITAS TERBAIK
design Property
kami menawarakan jasa dalam perancangan untuk design & build hunian anda..bangunan atau furniture...
Apartement, Rumah, Kantor, Ruko, atau office dsb..

....saya menawarkan harga yang murah...cocok untuk pribadi atau instansi yg ingin membangun kantor,rumah,toko, apartment....saya melayani jasa desain gambar 3d dengan harga murah dan kualitas terbaik...

Untuk Jasa gambar 3d sebagai langkah awal dalam perancangan saya memberikan harga termurah

Harga penawaran kami adalah sebagai berikut:

S. Paket Desain Simple - Rp. 2500/m2
Anda akan mendapatkan :

1. Denah Perletakan Ruangan Bangunan Anda
2. Gambar Tampak Bangunan Anda.
3. Gambar Potongan Bangunan Anda.


M. Paket Desain Medium - Rp. 10.000/m2
Anda akan mendapatkan :

1. Denah Perletakan Ruangan Bangunan Anda
2. Gambar Tampak
3. Gambar Potongan
4. Gambar Rencana Pondasi
5. Gambar Rencana Lantai
6. Gambar Rencana Atap
7. Gambar Rencana Plafond
8. Gambar Rencana Titik Lampu
9. Gambar Rencana Balok dan Kolom
10. Gambar Rencana Sanitasi dan Drainase
11. Gambar Rencana Penulangan Plat Lantai.
12. Gambar Detail

C. Paket Desain Complete - Rp. 20.000/m2
Anda akan mendapatkan :

1. Denah Perletakan Ruangan Bangunan Anda
2. Gambar Tampak
3. Gambar Potongan
4. Gambar Rencana Pondasi
5. Gambar Rencana Lantai
6. Gambar Rencana Atap
7. Gambar Rencana Plafond
8. Gambar Rencana Titik Lampu
9. Gambar Rencana Balok dan Kolom
10. Gambar Rencana Sanitasi dan Drainase
11. Gambar Rencana Penulangan Plat Lantai.
12. Gambar Detail
13. Rencana Anggaran Biaya (RAB)

3D. Paket Desain Visualisasi 3D - Rp. 400.000/View
Anda akan mendapatkan :

1. Gambar Visualisasi 3D
2. Denah Perletakan Ruangan Bangunan Anda

saya memberikan garansi dg revisi free..sebanyak 3x / view...setelah desain diajukan

Gambar 3d tidak termasuk gambar kerja

SISTEM PEMBAYARAN :

- DP 50% ====> Gambar segera diselesaikan sesuai perjanian deadline

- 25% =======> Setelah selesai deadline

- 25% =======> Setelah revisi

Jika tanpa DP tetap akan saya bantu dengan gambar resolusi 520x280 untuk preview...


Catatan:

1. Harga diatas untuk bangunan dengan luas minimal 100m2.
2. Segala bentuk revisi dan konsultasi dilakukan via online (sms, email & Telepon only)
3. Print Out ditanggung oleh owner (pemberi tugas), kami hanya memberikan berupa file digital berupa (PDF, DWG, JPEG, dll).

Rabu, 13 Juli 2011

Rabu, 13 Juli 2011
JASA DESIGN TERMURAH KUALITAS TERBAIK
design Property
kami menawarakan jasa dalam perancangan untuk design & build hunian anda..bangunan atau furniture...
Apartement, Rumah, Kantor, Ruko, atau office dsb..

....saya menawarkan harga yang murah...cocok untuk pribadi atau instansi yg ingin membangun kantor,rumah,toko, apartment....saya melayani jasa desain gambar 3d dengan harga murah dan kualitas terbaik...

Untuk Jasa gambar 3d sebagai langkah awal dalam perancangan saya memberikan harga termurah

saya menawarkan dengan harga per view:

-Rp 250.000,- untuk interior

-Rp 350.000,- untuk exterior bangunan

order minimal 3 view....

untuk order 10 view akan saya berikan harga murah & tambahan 2 view gratis...jadi :

-Rp 2.500.000 (interior) dapat 12 view...(cocok untuk desain perkantoran & public space lainya)

-Rp 3.500.000 (exterior bangunan) dapat 12 view...



saya memberikan garansi dg revisi free..sebanyak 3x / view...setelah desain diajukan

Gambar 3d tidak termasuk gambar kerja

SISTEM PEMBAYARAN :

- DP 50% ====> Gambar segera diselesaikan sesuai perjanian deadline

- 25% =======> Setelah selesai deadline

- 25% =======> Setelah revisi

Jika tanpa DP tetap akan saya bantu dengan gambar resolusi 520x280 untuk preview...


SPESIFIKASI :

proses gambar menggunakan software Sketch up ver.6 dan 3dmax 2008 with vray...

resolusi 1200 x 800 atau 1000 x 800 ( gambar terbaik)

dengan resolusi itu maka gambar yg dihasilkan tidak pecah dan real seperti foto asli....bisa di print di kertas uk A3 atau A4...

Jika anda ingin melihat portfolio...saya bisa mengirimkan ke email anda......

Bagi yang berminat bisa menghubungi saya melalui :

email : joev386@yahoo.com atau ke musashi_73@yahoo.com dan musa.sulaeman@gmail.com


Hp : 021-91274789 / 081-777-2058

Selain jasa desain kami juga adalah Jasa Kontraktor pembangunan rumah

kami menerima Proyek Renovasi atau pembangunan...dengan harga yang bisa disesuaikan dengan bugget anda...dengan kualitas terbaik...

jangan ragu menghubungi kami...


Semoga berkenan & bisa bekerja sama dengan anda

Jumat, 17 Juni 2011

Charlie Chaplin


Charlie Chaplin adalah seorang aktor komedi inggris multi-talent yang sangat terkenal dalam sejarah Hollywood di era film hitam putih.



(16 April 1889 – 25 Desember 1977)

Selain berakting Chaplin juga memiliki kemampuan menyutradara, menulis naskah, sekaligus mengisi ilustrasi musik di film-film produksinya sendiri. Masa kecilnya yang dekat dengan kemiskinan dan kemelaratan tidak lantas menjadikannya patah semangat.

Chaplin kecil pernah tinggal di rumah penampungan orang miskin, bekerja untuk imbalan makan dan tempat berteduh di kawasan Lambeth, London. Bersama saudara perempuannya Sydney Chaplin, Chaplin berjuang bahu-membahu agar bisa bertahan hidup.


Di usianya yang sangat dini Chaplin sudah mulai berakting dari panggung ke panggung dalam pertunjukan komedi Music Hall.

Sampai kemudian Chaplin bergabung dengan kelompok komedi slapstik Fun Factory di bawah asuhan Fred Karno, yang membawanya mengenal seorang produser film bernama Mack Sennett yang terkesan dengan akting Chaplin.

Sennett lalu mengontrak Chaplin untuk bermain dalam film-film yang diproduksi studio Keystone Film. Boleh dikatakan inilah awal karir Chaplin di dunia perfilman sekaligus mengenal teknik pembuatan film.


Ringkasan surat wasiat Charlie Chaplin kepada putrinya Geraldine Chaplin
Geraldine putriku, aku jauh darimu, namun sekejap pun wajahmu tidak pernah jauh dari benakku. Tapi kau dimana? Di Paris di atas panggung teater megah... aku tahu ini bahwa dalam keheningan malam, aku mendengar langkahmu. Aku mendengar peranmu di teater itu, kau tampil sebagai putri penguasa yang ditawan oleh bangsa Tartar.

Geraldine, jadilah kau pemeran bintang namun jika kau mendengar pujian para pemirsa dan kau mencium harum memabukkan bunga-bunga yang dikirim untukmu, waspadailah.

Duduklah dan bacalah surat ini... aku adalah Ayahmu. Kini adalah giliranmu untuk tampil dan menggapai puncak kebanggan. Kini adalah giliranmu untuk melayang ke angkasa bersama riuh suara tepuk tangan para pemirsa.

Terbanglah ke angkasa namun sekali-kali pijakkan kakimu di bumi dan saksikanlah kehidupan masyarakat. Kehidupan yang mereka tampilkan dengan perut kosong kelaparan di saat kedua kaki mereka bergemetar karena kemiskinan. Dulu aku juga salah satu dari mereka.

Geraldine putriku, kau tidak mengenalku dengan baik. Pada malam-malam saat jauh darimu aku menceritakan banyak kisah kepadamu namun aku tidak pernah mengungkapkan penderitaan dan kesedihanku.

Ini juga kisah yang menarik. Cerita tentang seorang badut lapar yang menyanyi dan menerima sedekah di tempat terburuk di London.

Ini adalah ceritaku. Aku telah merasakan kelaparan. Aku merasakan pedihnya kemiskinan. Yang lebih parah lagi, aku telah merasakan penderitaan dan kehinaan badut gelandangan itu yang menyimpan gelombang lautan kebanggaan dalam hatinya.

Aku juga merasakan bahwa urang recehan sedekah pejalan kaki itu sama sekali tidak meruntuhkan harga dirinya. Meski demikian aku tetap hidup.

Geraldine putriku, dunia yang kau hidup di dalamnya adalah dunia seni dan musik. Tengah malam saat kau keluar dari gedung teater itu, lupakanlah para pemuja kaya itu.

Tapi kepada sopir taksi yang mengantarmu pulang ke rumah, tanyakanlah keadaan istrinya. Jika dia tidak punya uang untuk membeli pakaian untuk anaknya, sisipkanlah uang di sakunya secara sembunyi-sembunyi.

Geraldine putriku, sesekali naiklah bus dan kereta bawah tanah. Perhatikanlah masyarakat. Kenalilah para janda dan anak-anak yatim dan paling tidak untuk satu hari saja katakan: "Aku juga bagian dari mereka".

Pada hakikatnya kau benar-benar seperti mereka. Seni sebelum memberikan dua sayap kepada manusia untuk bisa terbang, ia akan mematahkan kedua kakinya terlebih dahulu.

Ketika kau merasa sudah berada di atas angin, saat itu juga tinggalkanlah teater dan pergilah ke pinggiran Paris dengan taksimu.

Aku mengenal dengan baik wilayah itu. Di situ kau akan menyaksikan para seniman sepertimu. Mereka berakting lebih indah dan lebih menghayati daripada kamu.

Bedanya di situ tidak akan kau temukan gemerlap lampu seperti di teatermu. Ketahuliah bahwa selalu ada orang yang berakting lebih baik darimu.

Geraldine putriku, aku mengirimkan cek ini untukmu, belanjakanlah sesuka hatimu. Namun ketika kau ingin membelanjakan dua franc, berpikirlah bahwa franc ketiga bukan milikmu.

Itu adalah milik seorang miskin yang memerlukannya. Jika kau menghendakinya, kau dapat menemukan orang miskin itu dengan sangat mudah. Jika aku banyak berbicara kepadamu tentang uang, itu karena aku mengetahui kekuatan ‘anak setan' ini dalam menipu.....

Geraldine putriku, masih ada banyak hal yang akan aku ceritakan kepadamu, namun aku akan menceritakannya di kesempatan lain.

Dan aku akhiri suratku ini dengan,

"Jadilah manusia, suci dan satu hati, karena lapar, menerima sedekah, dan mati dalam kemiskinan, seribu kali lebih mudah dari pada kehinaan dan tidak memiliki perasaan".

Surat wasiat seorang Ayah kepada putrinya ini sungguh berharga, tidak berupa harta benda tetapi sebuah pesan penuh makna yang lebih berharga dari harta manapun di dunia ini.

Sebuah pesan terakhir dari sang Ayah yang mengingatkan putrinya untuk senantiasa berbagi dan rendah hati, karena tidak semua orang memiliki nasib seberuntung anaknya.

Kamis, 24 Februari 2011


Nashrullah: Miliarder Muda Dunia Properti
Posted by admin in Profil on 06 3rd, 2010 | no responses

FOTO: propertytoday.co
Saat susah, mulung kulkas dan kasur bekas di pinggir jalan.

“Ayo, silakan masuk,” sambut seorang pria penuh senyum. “Saya Nashrullah,” akunya. Suara Hidayatullah sempat terkejut, ternyata lelaki sederhana dan murah senyum itu seorang Presiden Direktur The Orchid Realty, sebuah developer syariah ternama di Depok.

Tak ada yang terkesan mewah dari diri Presdir satu ini. Saat ditemui, ia hanya mengenakan baju koko biru dengan celana hitam sedikit menggantung. Sepertinya, ia baru saja menunaikan shalat Dzuhur, karena ujung-ujung rambutnya masih terlihat basah. Begitu juga di ruang kerjanya, semuanya nampak biasa.

Di usia 31 tahun, Nashrullah berhasil membawa perusahaan yang dirintisnya meraup keuntungan miliaran rupiah dalam sebulan. Kesuksesan ini diraih dengan liku-liku dan himpitan masalah. Tapi, ia tetap berjuang. “Selepas lulus kuliah saya pernah menjadi pengangguran selama beberapa tahun,” kata alumnus Universitas Indonesia ini.

Hidup di Malaysia

Tahun 2001, istrinya, Yuni Indriati Fatonah, memperoleh beasiswa S2 di Malaysia. Sebagai suami, ia pun harus menemani sang istri selama di Malaysia. Posisi sebagai Pemimpin Umum Majalah Al-Izzah terpaksa harus ia tinggalkan. Padahal, menurut Nashrullah, saat itu majalahnya mencapai tiras 15.000 eksemplar.

Hidup di Malaysia, ternyata tak semanis yang ia bayangkan. Di Malaysia, ia sulit memperoleh visa. Itu sebabnya Nashrullah sering kucing-kucingan dengan Polisi Diraja Malaysia. Perkara visa inilah yang membuat Nashrullah selama setahun tidak memperoleh pekerjaan.

Selama setahun menganggur, hari-hari ayah tiga anak ini dihabiskan di rumah. “Selama setahun, jika istri kuliah, saya menyapu, menyuci, dan menyetrika pakaian di rumah,” cerita Nashrullah kepada Suara Hidayatullah.

Tahun pertama hidup di Malaysia dilalui Nashrullah bersama istrinya dengan prihatin. Sebagian besar perabot rumah tangga diperolehnya dari hasil memulung. Kasur saja ia peroleh dari memulung kasur yang dibuang tetangga.

Nashrullah mengaku pernah berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) agar ada tetangganya yang membuang lemari es. Ia sangat membutuhkan lemari es untuk menyimpan sayuran karena memang jarak pasar dari tempat tinggalnya sangat jauh. Hingga suatu hari, keinginan itu terkabul, setelah Nashrullah menemukan lemari es yang dibuang tetangganya.

Setahun tidak memiliki pekerjaan, Nashrullah mulai gelisah. Ia mulai menyusun siasat bagaimana caranya bisa memperoleh pekerjaan tanpa visa. Untungnya, Nashrullah memiliki wajah khas Melayu dan kemampuan berbahasa Melayu. Keuntungan ini ia pergunakan juga untuk mengelabui polisi diraja yang sering melakukan razia.

Pada tahun 2002, akhirnya Nashrullah memperoleh pekerjaan sebagai tukang cuci pakaian di perusahaan laundry. Setiap hari ia bekerja dari jam 10 pagi hingga 10 malam. “Dalam sehari biasanya saya harus mencuci 10 bakul pakaian,” tandas peraih penghargaan Indonesia’s First Islamic Property Developer versi Metro TV pada tahun 2008 ini.

Di Malaysia, Nashrullah juga sempat menjadi asisten dosen di Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Hal itu berawal dari perkenalannya dengan kawan-kawan kampus sang istri yang sering meminta ia ceramah agama di kampus tersebut. Belakangan, Nashrullah diberi tawaran untuk menempati posisi tersebut. Meski penghasilannya hanya 700 ringgit, tapi ia bersyukur karena setelah menjadi asisten dosen ia mudah memperoleh visa.

Nashrullah mengaku banyak pelajaran hidup yang diperolehnya di Malaysia. Khususnya pelajaran yang kemudian mengubah nasib hidupnya. “Di Malaysia bisnis properti begitu maju. Masyarakatnya pun begitu menghargai properti. Saya banyak belajar tentang bisnis properti di Malaysia,” ujar lelaki yang gemar membaca ini.

Selama hampir dua tahun hidup di Malaysia, pada tahun 2003, akhirnya Nashrullah dan istrinya kembali ke Indonesia.

Darah Bisnis

Sepulang dari Malaysia, Nashrullah kembali menganggur. Tahun 2004 barulah dia memperoleh pekerjaan sebagai guru di Bimbingan Belajar Nurul Fikri. “Karena penghasilan tidak mencukupi, saya juga berjualan keramik,” jelasnya.

Kenapa keramik? Nashrullah mengaku terinspirasi dengan cara ayahnya berbisnis. “Ayah saya selalu berbisnis properti. Menurut ayah, bisnis properti tidak pernah rugi,” kata lelaki yang juga menjabat Sekretaris Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Kota Depok ini.

Menurut Nashrullah, ayahnya seorang pedagang berbagai macam barang; seperti baju, sepatu, hingga bahan material. Itu sebabnya Nashrullah mewarisi darah bisnis ayahnya.

Dari berjualan keramik, kemudian Nashrullah berkenalan dengan salah seorang pelanggannya yang berprofesi sebagai kontraktor dan arsitek. Dari pelanggannya inilah, Nashrullah banyak belajar tentang bisnis developer.

Tahun 2006 bermodal pinjaman 250 juta rupiah dan tanah senilai 2 miliar rupiah dari seorang teman, Nashrullah merintis perusahaan developer The Orchid Realty. Awal tahun pertama, ia hanya membangun beberapa unit rumah. Namun, di tahun selanjutnya, seiring permintaan yang kian meningkat dari masyarakat, ia pun menambah jumlah unit rumah yang dibangun.

Di tahun 2009 ini, ada 300 unit rumah yang sedang dibangun dan 200 unit yang sedang dipasarkan. Jadi ada sekitar 500 unit yang tersebar di sembilan lokasi. Total luas lahan di sembilan lokasi itu sekitar sepuluh hektar. “Alhamdulillah, dalam sebulan, omzet kami bisa mencapai 4 miliar rupiah,” jelas Nashrullah.

Selain belajar bisnis dari sang ayah dan diperkaya pelajaran hidup ketika di Malaysia, Nashrullah mengaku jiwa bisnisnya semakin terasah setelah membaca buku Fikih Ekonomi Umar bin Al- Khattab karya DR. Jaribah bin Ahmad Al-Haritsi. “Buku itu menggambarkan Umar bin Khattab sebagai sosok yang mengutamakan properti dalam menjalankan roda ekonomi,” jelas Nashrullah.

Nashrullah dilahirkan di Jakarta, 3 April 1978. Ia lahir dari pasangan Najamuddin dan Siti Rahmah. Kedua orangtuanya berasal dari Pare-pare Sulawesi Selatan.

Sejak kecil hingga remaja, Nashrullah tinggal di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Saat itu rumahnya hanya beberapa meter dari lokalisasi prostitusi Kramat Tunggak (sekarang menjadi Islamic Center Jakarta). Banyak remaja seusianya yang meninggal over dosis karena mencandu narkoba. Itu sebabnya, orangtuanya begitu ketat dalam mengawasi Nashrullah dan kedelapan saudaranya.

Nashrullah dilarang oleh kedua orangtuanya keluar rumah di atas pukul 9 malam. Setelah tepat pukul 9, pintu-pintu dikunci rapat. Ia juga dibatasi menonton televisi.

Nashrullah begitu bangga pada peran kedua orangtuanya dalam membentuk karakternya. “Ibu begitu tekun mengajari saya nilai-nilai agama. Sementara ayah menginsipirasi kesuksesan yang saya peroleh sekarang,” tandasnya pemilik lembaga training Spiritual Enterpreneurship.

Selain kesibukannya mengurus perusahaan, Nashrullah juga sibuk menulari kesuksesannya kepada banyak orang. Ia seringkali mengisi training spiritual finansial di berbagai tempat. Ia juga beberapa kali diminta mengisi ceramah di masjid-masjid. *Ibnu Syafaat/Suara Hidayatullah JULI 2009


Inilah Orang Yang Menyumbangkan Emas Tugu Monas
Senin, 03 Januari 2011 20:56 Administrator


Ternyata 38 kg emas yang dipajang di puncak tugu Monumen Nasional (Monas) Jakarta, 28 kg di antaranya adalah sumbangan dari Teuku Markam , salah seorang saudagar Aceh yang pernah menjadi orang terkaya Indonesia.

Orang-Orang hanya tahu bahwa emas tersebut memang benar sumbangan saudagar Aceh. Namun tak banyak yang tahu, bahwa Teuku Markamlah saudagar yang dimaksud itu.
Itu baru segelintir karya Teuku Markam untuk kepentingan negeri ini. Karya lainnya, ia pun ikut membebaskan lahan Senayan untuk dijadikan pusat olah raga terbesar Indonesia. Tentu saja banyak bantuan-bantuan Teuku Markam lainnya yang pantas dicatat dalam memajukan perekonomian Indonesia di zaman Soekarno, hingga menempatkan Markam dalam sebuah legenda.


Di zaman Orba, karyanya yang terbilang monumental adalah pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Jalan Medan-Banda Aceh, Bireuen-Takengon, Meulaboh, Tapaktuan dan lain-lain adalah karya lain dari Teuku Markam yang didanai oleh Bank Dunia. Sampai sekarang pun, jalan-jalan itu tetap awet. Teuku Markam pernah memiliki sejumlah kapal, dok kapal di Jakarta, Makassar, Medan, Palembang. Ia pun tercatat sebagai eksportir pertama mobil Toyota Hardtop dari Jepang. Usaha lain adalah mengimpor plat baja, besi beton sampai senjata untuk militer.

Mengingat peran yang begitu besar dalam percaturan bisnis dan perekonomian Indonesia, Teuku Markam pernah disebut-sebut sebagai anggota kabinet bayangan pemerintahan Soekarno. Peran Markam menjadi runtuh seiring dengan berkuasanya pemerintahan Soeharto. Ia ditahan selama delapan tahun dengan tuduhan terlibat PKI. Harta kekayaannya diambil alih begitu saja oleh Rezim Orba. Pernah mencoba bangkit sekeluar dari penjara, tapi tidak sempat bertahan lama. Tahun 1985 ia meninggal dunia. Aktivitas bisnisnya ditekan habis-habisan. Ahli warisnya hidup terlunta-lunta sampai ada yang menderita depresi mental. Hingga kekuasaan Orba berakhir, nama baik Teuku Markam tidak pernah direhabilitir. Anak-anaknya mencoba bertahan hidup dengan segala daya upaya dan memanfaatkan bekas koneksi-koneksi bisnis Teuku Markam. Dan kini, ahli waris Teuku Markam tengah berjuang mengembalikan hak-hak orang tuanya.

Siapakah Teuku Markam ??

Teuku Markam turunan uleebalang. Lahir tahun 1925. Ayahnya Teuku Marhaban. Kampungnya Seuneudon dan Alue Capli, Panton Labu Aceh Utara. Sejak kecil Teuku Markam sudah menjadi yatim piatu. Ketika usia 9 tahun, Teuku Marhaban meninggal dunia. Sedangkan ibunya telah lebih dulu meninggal. Teuku Markam kemudian diasuh kakaknya Cut Nyak Putroe. Sempat mengecap pendidikan sampai kelas 4 SR (Sekolah Rakyat).

Teuku Markam tumbuh lalu menjadi pemuda dan memasuki pendidikan wajib militer di Koeta Radja (Banda Aceh sekarang) dan tamat dengan pangkat letnan satu. Teuku Markam bergabung dengan Tentara Rakyat Indonesia (TRI) dan ikut pertempuran di Tembung, Sumatera Utara bersama-sama dengan Jendral Bejo, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin dan lain-lain. Selama bertugas di Sumatera Utara, Teuku Markam aktif di berbagai lapangan pertempuran. Bahkan ia ikut mendamaikan clash antara pasukan Simbolon dengan pasukan Manaf Lubis.
Sebagai prajurit penghubung, Teuku Markam lalu diutus oleh Panglima Jenderal Bejo ke Jakarta untuk bertemu pimpinan pemerintah. Oleh pimpinan, Teuku Markam diutus lagi ke Bandung untuk menjadi ajudan Jenderal Gatot Soebroto. Tugas itu diemban Markam sampai Gatot Soebroto meninggal dunia.

Adalah Gatot Soebroto pula yang mempercayakan Teuku Markam untuk bertemu dengan Presiden Soekarno. Waktu itu, Bung Karno memang menginginkan adanya pengusaha pribumi yang betul-betul mampu menghendel masalah perekonomian Indonesia. Tahun 1957, ketika Teuku Markam berpangkat kapten (NRP 12276), kembali ke Aceh dan mendirikan PT Karkam. Ia sempat bentrok dengan Teuku Hamzah (Panglima Kodam Iskandar Muda) karena "disiriki" oleh orang lain. Akibatnya Teuku Markam ditahan dan baru keluar tahun 1958. Pertentangan dengan Teuku Hamzah berhasil didamaikan oleh Sjamaun Gaharu.

Keluar dari tahanan, Teuku Markam kembali ke Jakarta dengan membawa PT Karkam. Perusahaan itu dipercaya oleh Pemerintah RI mengelola pampasan perang untuk dijadikan dana revolusi. Selanjutnya Teuku Markam benar-benar menggeluti dunia usaha dengan sejumlah aset berupa kapal dan beberapa dok kapal di Palembang, Medan, Jakarta, Makassar, Surabaya. Bisnis Teuku Markam semakin luas karena ia juga terjun dalam ekspor - impor dengan sejumlah negara. Antara lain mengimpor mobil Toyota Hardtop dari Jepang, besi beton, plat baja dan bahkan sempat mengimpor senjata atas persetujuan Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Presiden.

Komitmen Teuku Markam adalah mendukung perjuangan RI sepenuhnya termasuk pembebasan Irian Barat serta pemberantasan buta huruf yang waktu itu digenjot habis-habisan oleh Soekarno. Hasil bisnis Teuku Markam konon juga ikut menjadi sumber APBN serta mengumpulkan sejumlah 28 kg emas untuk ditempatkan di puncak Monumen Nasional (Monas). Sebagaimana kita tahu bahwa proyek Monas merupakan salah satu impian Soekarno dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa.
Peran Teuku Markam menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Afrika tidak kecil berkat bantuan sejumlah dana untuk keperluan KTT itu.

Teuku Markam termasuk salah satu konglomerat Indonesia yang dikenal dekat dengan pemerintahan Soekarno dan sejumlah pejabat lain seperti Menteri PU Ir Sutami, politisi Adam Malik, Soepardjo Rustam, Kaharuddin Nasution, Bustanil Arifin, Suhardiman, pengusaha Probosutedjo dan lain-lain. Pada zaman Soekarno, nama Teuku Markam memang luar biasa populer. Sampai-sampai Teuku Markam pernah dikatakan sebagai kabinet bayangan Soekarno.

Sejarah kemudian berbalik. Peran dan sumbangan Teuku Markam dalam membangun perekonomian Indonesia seakan menjadi tiada artinya di mata pemerintahan Orba. Ia difitnah sebagai PKI dan dituding sebagai koruptor dan Soekarnoisme.
Tuduhan itulah yang kemudian mengantarkan Teuku Markam ke penjara pada tahun 1966. Ia dijebloskan ke dalam sel tanpa ada proses pengadilan. Pertama-tama ia dimasukkan tahanan Budi Utomo, lalu dipindahkan ke Guntur, selanjutnya berpindah ke penjara Salemba Jln Percetakan Negara. Lalu dipindah lagi ke tahanan Cipinang, dan terakhir dipindahkan ke tahanan Nirbaya, tahanan untuk politisi di kawasan Pondok Gede Jakarta Timur. Tahun 1972 ia jatuh sakit dan terpaksa dirawat di RSPAD Gatot Subroto selama kurang lebih dua tahun.

Peralihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto membuat hidup Teuku Markam menjadi sulit dan prihatin. Ia baru bebas tahun 1974. Ini pun, kabarnya, berkat jasa- jasa baik dari sejumlah teman setianya. Teuku Markam dilepaskan begitu saja tanpa ada konpensasi apapun dari pemerintahan Orba. "Memang betul, saat itu Teuku Markam tidak akan menuntut hak- haknya. Tapi waktu itu ia kan tertindas dan teraniaya," kata Teuku Syauki Markam, salah seorang putra Teuku Markam.

Soeharto selaku Ketua Presidium Kabinet Ampera, pada 14 Agustus 1966 mengambil alih aset Teuku Markam berupa perkantoran, tanah dan lain-lain yang kemudian dikelola PT PP Berdikari yang didirikan Suhardiman untuk dan atas nama pemerintahan RI. Suhardiman, Bustanil Arifin, Amran Zamzami (dua orang terakhir ini adalah tokoh Aceh di Jakarta) termasuk teman-teman Markam. Namun tidak banyak menolong mengembalikan asset PT Karkam. Justru mereka ikut mengelola aset-aset tersebut di bawah bendera PT PP Berdikari. Suhardiman adalah orang pertama yang memimpin perusahaan tersebut. Di jajaran direktur tertera Sukotriwarno, Edhy Tjahaja, dan Amran Zamzami. Selanjutnya PP Berdikari dipimpin Letjen Achmad Tirtosudiro, Drs Ahman Nurhani, dan Bustanil Arifin SH.

Pada tahun 1974, Soeharto mengeluarkan Keppres N0 31 Tahun 1974 yang isinya antara lain penegasan status harta kekayaan eks PT Karkam/PT Aslam/PT Sinar Pagi yang diambil alih pemerintahan RI tahun 1966 berstatus "pinjaman" yang nilainya Rp 411.314.924,29 sebagai penyertaan modal negara di PT PP Berdikari.
Kepres itu terbit persis pada tahun dibebaskannya Teuku Markam dari tahanan.

Proyek Bank Dunia
Sekeluar dari penjara, tahun 1974, Teuku Markam mendirikan PT Marjaya dan menggarap proyek-prorek Bank Dunia untuk pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat. Tapi tidak satupun dari proyek-proyek raksasa yang dikerjakan PT Marjaya baik di Aceh maupun di Jawa Barat, mau diresmikan oleh pemerintahan Soeharto. Proyek PT Marjaya di Aceh antara lain pembangunan Jalan Bireuen - Takengon, Aceh Barat, Aceh Selatan, Medan-Banda Aceh, PT PIM dan lain-lain.
Teuku Syauki menduga, Rezim Orba sangat takut apabila Teuku Markam kembali bangkit. Untuk itulah, kata Teuku Syauki, proyek-proyek Markam "dianggap" angin lalu.

Teuku Markam meninggal tahun 1985 akibat komplikasi berbagai penyakit di Jakarta. Sampai akhir hayatnya, pemerintah tidak pernah merehabilitasi namanya. Bahkan sampai sekarang.

Rabu, 23 Februari 2011


Dipinang Juragan Negeri Jiran
Setelah tenggelam bak ditelan bumi, Arwin Rasyid muncul lagi. Ia memimpin CIMB Niaga.
Senin, 10 November 2008, 13:58 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar


Arwin Rasyid

- Namanya nyaris tenggelam bak ditelan bumi. Sepak terjangnya pun tidak lagi terdengar. Padahal, sebelumnya saat memimpin sejumlah perusahaan dan institusi kelas kakap, namanya sering menjadi gunjingan.

Itu terjadi saat ia menjadi Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Direktur Utama Bank Danamon Tbk, Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk, hingga pernah menjadi Wakil Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Kini, ia kembali ke panggung bisnis. Setelah beberapa tahun lenyap, Arwin Rasyid muncul lagi di jagat dunia bisnis keuangan. Ia dipercaya sebagai Presiden Direktur CIMB Niaga, sebuah bank papan atas hasil merger antara Bank Niaga dan Lippo Bank. Ia menakodai ribuan karyawan yang mengelola bank dengan total aset Rp 100,6 triliun per Juni 2008.

"Saya rindu dunia perbankan," ujar Arwin menjelaskan alasannya menerima tawaran CIMB untuk membidani merger Bank Niaga dan LippoBank.

Sebelum menerima tawaran itu, meski tak terdengar, Arwin mengaku sibuk bekerja di perusahaan investasi. Di sini, ia bekerja sama dengan mantan wakil Ketua Kadin John Prasetyo dan mantan Direktur Utama Danareksa, Lin Che Wei.

"Saya melanglang buana ke beberapa negara sebagai calon investor," kata dia. Tapi, karena kondisi pasar uang sedang lesu, keinginan berburu ladang investasi pun menurun.

Di tengah kelesuan pasar itu, lamaran datang dari negeri Jiran Malaysia untuk memimpin anak usaha mereka yang beroperasi di Indonesia. CIMB Group adalah kepanjangan tangan Khazanah Berhad, BUMN yang dikendalikan oleh pemerintah Malaysia.

Tak pelak, bankir senior itu pun menerima lamaran juragan dari negeri seberang. "Ada dua alasan mengapa saya menerima tawaran itu," kata pria yang selalu bergaya flamboyan itu.

Pertama, Arwin tidak bisa lepas dari ikatan emosional. Ia pernah bekerja di Bank Niaga selama 12 tahun dan jabatan terakhirnya adalah Wakil Direktur Utama sebelum pindah ke BPPN.

Kedua, dia berpikir bank hasil merger itu adalah bank yang lebih besar. "Sebab saya pernah berkiprah di BNI dan Danamon, mengapa tidak mencoba memajukan bank ini, menggabungkan dua bank yang sehat menjadi maju dan terdepan," kata dia beberapa waktu lalu.

Arwin mengaku pengalaman sebagai bankir yang pernah merestrukturisasi bank akan bermanfaat. Ia pernah bekerja di BPPN yang berperan menyehatkan bank-bank sakit. Ia juga membidani Danamon saat disehatkan oleh BPPN. Saat itu Danamon harus menutup 400 cabang dan merasionalisasi 12.000 karyawan.

Saat ini, pria kelahiran Roma, Italia, 22 Januari 1957 lalu ini, memiliki tugas baru. Ia ditugasi memimpin CIMB Niaga tumbuh besar menjadi bank ternama di Indonesia. Atas pertimbangan itu, menurut dia, merger kali ini tidak perlu rasionalisasi.

"Saya punya obsesi CIMB Niaga jadi bank favorit masyarakat," ujar pria yang menghabiskan masa kanak-kanaknya di berbagai negara itu. Artinya, bank ini jadi andalan di semua lini seperti syariah, bank mikro, kredit perumahan hingga bank investasi.

Mereka Bilang Saya Gila
Saya tak punya tujuan dan rencana hidup, hanya terus berbuat saja.
Rabu, 3 Desember 2008, 16:37 WIB
Hadi Suprapto, Anda Nurlaila



Bob Sadino

DANDANAN dan gayanya yang khas membuat entrepreneur Bob Sadino sangat mudah dikenali. Setelan pakaian dinas yang ia pakai kemana-mana hanya kemeja, jeans pendek dan sepatu kulit tanpa kaos kaki.

"Biar nyaman dipakai ke mana-mana," ujarnya kepada VIVAnews beberapa waktu lalu. Gaya berbicaranya tak kalah menarik. Bebas, lugas, blak-blakan dan terkadang terkesan provokatif. Itu seolah menjadi ciri khas pria kelahiran Tanjungkarang, Lampung, pada 9 Maret 1933 silam.

Kisah suksesnya menjadi entrepreneur dan pemilik usaha Kem Chicks, perkebunan dan peternakan ayam selalu menyedot perhatian banyak orang.

Pergelutannya dengan dunia usaha berawal dari kesulitan karena ayahnya meninggal saat Bob muda baru berusia belasan tahun. Om Bob, sapaan akrabnya, bercerita perjuangan yang paling besar tidaklah muluk, yakni mendapatkan makanan besok hari agar bisa hidup."Saya tak punya tujuan dan tak punya rencana dalam hidup, hanya terus berbuat saja."

Pria lulusan SMK pada 1953 itu bertutur entrepreneur adalah proses seumur hidup. Pendidikan dari sekolah hanya membuat orang mengetahui sesuatu. Padahal pembelajaran yang banyak terdapat pada masyarakat dan jalanan.

Setelah berkarir di perusahaan Djakarta Llyod selama belasan tahun di Eropa, ia lantas ingin pulang dan membangun usaha sendiri. Ia mengaku tidak mau bekerja di bawah perintah orang dan ingin bertanggung jawab pada diri sendiri. "Saya akhirnya ambil resiko, yang sarjana sekarang mungkin enggak kepikiran. Iya kan?," sindirnya.

Sejak kembali ke Indonesia sekitar pertengahan 1960-an, menurut Om Bob, situasi negara ini masih berdarah-darah. Ia pernah berprofesi sebagai sopir taksi dan bekerja sebagai kuli dengan upah Rp 100 per hari. Setelah taksi sedan yang ia bawa dari Eropa hilang akibat kecelakaan, Om Bob beralih ke usaha lain.

Kali ini, ia beternak ayam ras dari bantuan seorang rekannya. Usaha peternakannya melesat. Pada 1967, ayah dua anak inilah yang pertama memperkenalkan penjualan daging dan telur ayam di pertokoan. Untuk mendukung usahanya, ia membuka pertokoan Kem Chicks di pada 1969.

Tak sampai di situ, dari racikan bisnisnya, pertanian yang masih awam, ia kenalkan yaitu pertanian hidroponik. Produksi Kem Farm bervariasi seperti sayuran yang biasa dipakai di restoran, jagung dan kacang tanah hibrida, melon serta kebutuhan sehari-hari. Tiga siklus bisnis ala Bob Sadino ia tanamkan.

Budidaya yang menghasilkan barang berkualitas, pengenalan pasar dan industri dalam arti yang lebih sederhana jadi perhatiannya. Industri dalam pengertian Om Bob tak perlu canggih-canggih amat. Jika hasil budidaya tak sepenuhnya terserap pasar, harus ada pengolahan, pengemasan dan perlakuan terhadap hasil budidaya. Kalau tiga siklus ini tercapai, sifat wirausaha petani dapat lebih baik.

Hingga kini Bob yang sempat "terdampar" di UI memiliki seribu pegawai tetap dan ribuan karyawan tak tetap untuk membangun usahanya yang dirintis 40 tahun. Melihat perkembangan yang terjadi saat ini, ia tetap bergeming. Menurutnya tak jadi soal apa yang terjadi 40 tahun lalu dengan sekarang.

"Peternak kita saja belum makan daging, kebutuhan daging Indonesia masih sangat besar," ujarnya. "Selama orang makan daging usaha akan terus maju."

Bob yang akan meluncurkan buku berjudul Bob Sadino: "Mereka Bilang Saya Gila" berfilosofi dari seribu pertanyaan ia hanya bisa menjawab 999 pertanyaan sedangkan satu pertanyaan adalah insting yang menuntun kemana rencana selanjutnya.

Di usianya yang 75 tahun, Bob bertekad menyebarkan jiwa wirausaha agar "adik kelasnya" sesama anak SMK dapat mandiri." Sebelum siswanya, guru harus dibenturkan dulu kepalanya di dinding biar bisa memberi pelajaran wirausaha kepada siswa."

Komitmennya dengan memberi bantuan kepada ratusan SMK percontohan untuk bidang yang, ia kuasai yaitu budidaya pertanian dan bidang lainnya. Dari situ, harapannya setelah keluar dari sekolah,anak didik tidak menambah jumlah pengangguran dan bisa berusaha sendiri. "Bisa memberi makan bagi diri sendiri dan orang lain," katanya.

Melejit Berbekal Selembar Kain
Uang bukan modal utama wirausaha sukses, namun kemauan dan kerja keras.
Kamis, 29 Januari 2009, 11:08 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar
Chairul Tanjung, Para Group

- Siapa sangka hanya karena selembar kain halus membuat jiwa wiraswasta Chairul Tanjung muncul. Kini sang CEO Para Group itu memiliki segudang bisnis yang bergerak di jasa keuangan, gaya hidup dan hiburan, properti, dan sumber daya alam.

Kisah itu bermula dari awal kuliah di jurusan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Biaya masuk kuliah kala tahun 1981 sebesar Rp 75 ribu, dengan uang kuliah per tahun Rp 45 ribu. Rupanya, untuk membayar uang kuliah tersebut, sang ibu sampai harus menggadaikan selembar kain halus.

Tak jelas kain seperti apa yang digadaikan, namun pada masa itu kain tersebut biasanya hanya dikeluarkan pada peristiwa penting seperti pernikahan. Chairul baru tahu, sang ibunda menggadaikan kain setelah dia masuk kuliah. Mengetahui rahasia itu, dia terenyuh dan berjanji pada diri sendiri tidak akan meminta uang kepada orang tuanya.

"Saya betul-betul terenyuh dan shock, sejak saat itu saya bersumpah tidak mau meminta uang lagi ke orang tua," kata dia dalam forum CEO Speaks yang diselenggarakan Binus Business School di Jakarta pada pertengahan Januari 2009 ini.

Semenjak itu, Chairul mulai mencari uang sendiri dengan berbagai cara, mulai dari menjual stiker, buku, tas, kaos, sepatu hingga membuka fotokopi bagi mahasiswa. Dia bekerjasama dengan pemilik mesin fotokopi, dan meletakkannya di tempat strategis yaitu di bawah tangga kampus.

Pria kelahiran Jakarta ini membuktikan untuk menjadi wirausaha, uang bukan modal utama. "Namun itu perlu kemauan dan kerja keras," ujarnya. Ditambah lagi sebagai aktivis kampus, menurut dia, ternyata menguntungkan karena dia memiliki banyak jaringan.

Uang pertama diperoleh saat dia berbisnis dalam pembuatan buku penilaian kuliah. Berbekal jaringan yang dia miliki, dia meminta teman yang mempunyai mesin fotokopi untuk membuat buku itu dengan harga Rp 150 per buku. Dia menjualnya Rp 300. Dari hasil itu dia mendapatkan Rp 15 ribu pertama dalam hidupnya.

"Bukan hanya Rp 15 ribu, mendapatkan Rp 100 ribu pertama akan jauh lebih susah daripada Rp 100 miliar ke dua," pesan dia.

Dia percaya menjadi orang sukses harus dimulai secara bertahap. Jatuh bangun adalah proses yang biasa. Pada 1984, dia membuat toko alat kedokteran di daerah Senen Raya. Namun usahanya harus ditutup akibat sifat sosialnya yang suka mentraktir teman-temannya.

Namun, dia tak patah arang. Pria kelahiran 18 Juni 1962 ini mencoba bisnis lainnya. Berbekal modal awal dari Bank Exim sebesar Rp 150 juta, Chairul mendirikan pabrik sepatu yang diekspor bersama temannya. Dengan bekal itulah ia belikan 20 mesin jahit.

Dari usaha itulah, Para Group mulai melebarkan bisnisnya perlahan demi perlahan. Lompatan besarnya terjadi pada saat dia mengakuisisi Bank Karman pada 1996, dan mengganti namanya menjadi Bank Mega. Saat itu, aksinya malah dipandang aneh karena pada saat krisis justru ia malah mengambil alih bank. Namun, di tangannya, bank kecil yang hampir bangkrut tersebut malah berkembang besar seperti sekarang.

Kini Para Group mempunyai kerajaan bisnis yang mengandalkan pada tiga bisnis inti. Pertama jasa keuangan seperti Bank Mega, Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Mega Capital Indonesia. Kedua, gaya hidup dan hiburan seperti Trans TV, Trans7. Ketiga berbasis sumber daya alam.

Mantan Ketua Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) ini juga mempunyai bisnis properti, seperti Bandung Supermall. Dengan bisnisnya ini, tak heran suami dari Dokter gigi Ratna Anitasari ini dijuluki "The Rising Star"

Dalam menjalankan kepemimpinan, dia menerapkan gaya memberi panutan terhadap anak buah. Cara ini terbukti ampuh. "Jika anda mencontohkan kerja keras maka anak buah akan kerja keras. Saya mempraktekkannya. Dan, itu jalan." kata dia.

Ambisi membesarkan semua lini bisnis Para Group semakin besar. Bank Mega misalnya, dirancang untuk menjadi bank terbesar dalam 10 tahun ke depan. Strateginya, Bank Indonesia akan banyak membuka cabang di Indonesia Timur dalam tiga tahun mendatang. Targetnya 200 kantor baru di Indonesia Timur, sehingga bisa menjadi bank terbesar di wilayah itu.

Untuk bisnis media, dia mengaku akan melakukan ekspansi. Namun, strateginya tidak sama dengan pemain media lain, seperti banyak di antara mereka yang membuat media online. "Kalau kami akan masuk ke new media sesungguhnya, apa bentuknya? tunggu saatnya," tuturnya diplomatis.

Sekarang, dalam situasi krisis yang menghantam sejumlah grup bisnis besar, Chairul mengaku juga terkena imbas, khususnya unit bisnis sumber daya alam. Namun, dia tak menyerah.

Dia malah sengaja berkeliling Indonesia untuk bertemu dengan seluruh karyawannya. Dia menjelaskan bagaimana kondisi perekonomian saat ini agar pegawainya siap menghadapi krisis. Ada tiga pesan, pertama, jika ternyata krisis ini sangat panjang dan semua orang harus mati, maka pastikan menjadi orang yang terakhir mati.

Kedua, jika krisis ini sangat panjang dan hanya tersisa satu orang, maka pastikan anda menjadi orang tersebut. Ketiga, jika tidak terjadi krisis maka pastikan anda menjadi orang yang paling bahagia karena anda sudah siap.

Minggu, 13 Februari 2011

Tips Memperpanjang Usia Aki

PERPANJANG MASSA PAKAI ACCU
Accu (aki) mobil ataupun motor yang paling banyak digunakan adalah jenis accu basah. Accu basah yang dimaksud adalah Lead Acid Battery. Paling tidak sebulan sekali kita perlu melihat ketinggian air accu yang bisa dilihat dari body samping accu tersebut. Jangan sampai berada di bawah Level Minimumnya karena akan merusak sel accu itu sendiri. Umur pakai accu jenis ini berkisar sekitar 1.5-2.5 tahun tergantung kondisi mobil/motor yang menggunakannya.
Suatu accu mulai rusak ketika tidak bisa menyimpan arus listrik dengan baik atau tegangan (voltase) nya turun dari yang seharusnya. Biasanya ditandai dengan bunyi klakson tidak selantang biasanya, lampu tidak seterang biasanya, waktu starter mesin jadi lebih panjang.. bahkan lebih parah adalah tidak bisa starter mesin. Bahasa paling umum adalah “Aki Soak”.
Baik tidaknya kondisi accu bisa diukur dengan alat tes accu khusus, seperti simulasi pembebanan pada accu kemudian terukur seberapa kuat accu tersebut.

Alat tes yang lebih bagus lagi yang banyak digunakan oleh toko penjual accu seperti ini
Selain di tes dengan pembebanan arus, baik tidak accu juga dipengaruhi oleh kualitas air accu itu sendiri yang bisa diukur dengan Battery Hydrometer. Alat ini wajib bagi toko atau tukang service accu. Jika kita ingin mempunyai alat ini bisa saja.. ga ada ruginya.. karena bisa mengontrol kondisi ‘kesehatan’ air accu. Harganya berkisar mulai dari 25ribu rupiah.



Cara penggunaannya sangat sederhana, yaitu dengan menyedot air accu, kemudian melihat bandul penunjuknya memperlihatkan kondisi apa.

Jika permukaan air accu berada pada bidang Hijau, berarti kondisi air accu sangat baik
Jika permukaan air accu berada pada bidang Putih, berarti kondisi air accu juga masih baik
Jika permukaan air accu berada pada bidang Merah, berarti kondisi air accu butuh di recharge, atau sekaligus bisa juga menunjukkan ada masalah charging pada alternator (alternator bermasalah/rusak).
.
Perpanjang Masa Pakai Accu…
Seiring dengan masa/usia pakai accu basah pada kendaraan, lembar cell accu akan terlapis oleh deposit Sulfat. Semakin tebal deposit sulfat ini membuat accu semakin rendah performanya. Hingga saking tebalnya deposit tadi.. akhirnya membuat accu benar-benar mati / soak, tidak bisa diisi (recharge) lagi. Umumnya .. solusinya adalah harus mengganti dengan accu baru.
Kita bisa membuat langkah alternatif untuk memperpanjang masa pakai accu basah pada mobil atau motor kita.Banyak informasi yang di dapat di Internet tentang bubuk [1] EDTA ( ethylenediamine tetraacetic ) . Bubuk EDTA sendiri umumnya sering digunakan untuk pengawet makanan. Namun karena penggunaannya ternyata juga bermanfaat untuk merontokkan deposit sulfat pada cell accu, dibuat EDTA yang lebih khusus dengan kode Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) . Pada beberapa toko kimia menyebutnya sebagai “EDTA Teknis“. Saya mendapatkannya dengan harga 33ribu/kg.
Menurut pengalaman teman-teman dan referensi di Internet, khasiat Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) ini bisa membuat accu menjadi segar kembali, dan jika rutin menggunakan Na4-EDTA setiap bulannya, dapat membuat masa pakai accu bisa mencapai 2-3 kali lebih lama.. atau sekitar hingga 4-5 tahun!Tentunya ini adalah solusi murah, hemat dan tepat guna.
Mari ber-EDTA…
Kita persiapkan terlebih dahulu adalah:
1. Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) atau (EDTA Teknis)
2. Air Destilasi (Air Aquadest), saya menggunakan air accu botol BIRU. (bukan air accu zuur!)
3. Sendok Teh
4. Gelas
5. Battery Hydrometer
6. Lap untuk bersih-bersih.

Sebelum membuat ‘vitamin’, lihat dulu kira-kira seberapa banyak diperlukan untuk menambahkannya pada accu, sehingga tidak mubazir jika berlebih.
Pastikan komposisinya terjaga:Untuk ritual perawatan rutin accu, Siapkan 2-3 sendok teh Na4-EDTA untuk 1 liter air AquadestUntuk accu yang sudah soak, siapkan 4-6 sendok teh Na-EDTA untuk 1 liter air Aquadest
Na4-EDTA harus diaduk larut dengan air accu, untuk itu agar mudah, pengadukan dilakukan di luar accu.
Setelah semua siap, mari kita mendekati accu yang akan kita kasih ‘vitamin’ ini.
Setiap lubang / cell, kita lihat kondisinya dengan Hydrometer, saya menemukan ukuran yang berbeda-beda untuk tiap cell.Cell yang terlihat lebih dekat ke ‘merah’ memerlukan ‘vitamin’ lebih banyak ketimbang Cell yang sehat (hijau).Tapi tiap Cell tetap perlu dituangkan ‘vitamin’ setiap bulannya agar deposit sulfat bisa dirontokkan, sehingga performa accu tetap prima.


Tentunya juga.. jika air accu kurang dari level yang dianjurkan, segera tambahkan juga dengan air accu berbotol BIRU
Wah ternyata rekan saya ada yang accu motornya soak.Ketika diukur, ternyata menunjukkan voltase dibawah 1 volt!


Nah segeralah accu basah motor ini di-EDTA kan..
Untuk accu yang soak, setelah ditambahkan ‘vitamin’ tersebut, memerlukan ReCharging (di charge ulang). Dan untuk perawatan bulanan, kendaraan digunakan seperti biasa saja.
Motor yang accu nya soak sedang di ReCharging… perlahan-lahan nilai voltase accu berangsur naik.
CATATAN:
Tips ini hanya untuk accu berjenis Accu Basah, dengan ciri-ciri ada baut untuk mengisi air accu pada tiap Cell nya. 6 baut Cell untuk accu 12volt, dan 3 baut Cell untuk accu 6volt.Accu jenis MF (Maintenance Free) tidak dapat memanfaatkan tips ini, karena konstruksi MF tidak memungkinkan kita menambahkan air accu kecuali dengan cara khusus (misalnya dengan cara disuntik, dsb).Accu jenis Gell atau Spiral Gel juga tidak dapat memanfaatkan tips ini.Tidak semua accu basah yang soak bisa di’hidup’kan kembali karena beberapa sebab, antara lain korslet (short circuit) di dalam Cell, Cell sudah rusak parah, dsb.
Semoga bermanfaat, Salam hemat!

Selasa, 08 Februari 2011

Belajar Bisnis Properti! Yuk!


Belajar Jadi Developer Properti! Yuk!
Posted on 11 September, 2008 by Admin
Belajar Bisnis Properti! Yuk!


Apa yang ada dalam benak anda tentang bisnis properti?

Modal besar?

Urusan birokrasi yang rumit?

Alur kerja yang njelimet?

Pemasaran yang fantastis?

Atau menjadi broker atau RCTI (Rombongan Calo Tanah Indonesia; hehehe, gak apa-apa yang penting halal)?

Boleh-boleh saja dan sah-sah saja. Tapi tips berikut akan merubah pola pikir anda! Baca dengan teliti dan simak baik-baik…

Think Big, Start Small, Act Now

Entah siapa yang memopulerkan kata-kata tersebut di atas. Tapi bagi saya, susunan kata tersebut memberi energi positif yang sangat besar. Untuk memulai bisnis properti memang dibutuhkan pemikiran yang besar, namun kadang kita terjebak bahwa pemikiran besar kita membutuhkan usaha yang besar pula. Sungguh tidak!

Runtutan berikut ini akan memberikan gambaran kepada anda bahwa untuk berbisnis properti sangat bisa dimulai dari hal yang kecil. Menjadi broker misalnya. Tapi keuntungan anda tidak seberapa. Bagaimana kalau saya berikan tips untuk menjadi developer / pengembangan perumahan dalam skala kecil. Empat, lima, enam rumah, bahkan satu rumah pun bisa menjadikan dan menghantarkan anda menjadi developer kelas wahid. Ingat cukup satu rumah! Namun untuk mewujudkan impian besar anda, jangan hanya berhenti di satu rumah saja. Fokus dan kontinuitas sangat dibutuhkan di sini.

Dengan anda membidik perumahan kecil, anda tidak akan berhubungan dengan birokrasi perijinan yang rumit. Di beberapa daerah batasannya berbeda-beda. Biasanya di atas 4 kapling, anda sudah wajib menempuh perijinan mulai dari fatwa lahan sampai dengan ijin lokasi. Sedangkan maksimal 4 kapling, anda cukup mengajukan Ijin Mendirikan Bangunan atau IMB. Ini akan menekan jumlah modal yang musti anda keluarkan.

Modal Tidak Harus Besar

Modal! Ya! Modal tidak harus besar. Syukur-syukur anda sudah memiliki tanah kapling yang siap bangun. Entah itu milik orang tua anda, sahabat anda atau orang lain yang mau bekerjasama dengan anda. Anda tidak perlu membeli kapling siap bangun kan ?! Tinggal buka koran, cari iklan baris bertajuk TANAH DIJUAL, telepon dan sampaikan tujuan anda. Singkat cerita, anda sudah “memiliki” kapling siap bangun.

Untuk membangun rumahnya dengan uang siapa? Gampang. Jangan kalah akal. Apabila tanah sudah dikuasai, anda tinggal pasarkan berikut desain rumahnya. Tetapkan saja uang muka penjualan sebesar 30% dari harga jual. Itu sudah mencukupi modal anda untuk membangun rumah.

Logikanya dari mana? Begini, misal anggaran pembangunan rumah adalah 2 juta/m2. Misal anda menjual tipe 45 m2, sehingga total biaya bangunan adalah 90juta. Harga jual tipe 45 misalnya 250 juta. Artinya 30% dari 250 juta adalah 75 juta. Artinya 75juta adalah 83,33% dari 90juta. Are we going to play a hard cash? Oh no… jelas tidak. Manfaatkan tenaga kontraktor sehingga kita bisa membayar kontraktor dengan progress. Kekurangan pembayaran bisa kita cadangkan dari pencairan KPR yang sebesar 175juta.

Think! Bagaimana jika kontraktor bersedia dibayar turn key, sampai dengan serah terima kunci, sang kontraktor baru menerima pembayaran? Artinya 75juta adalah MURNI UANG ANDA! Kontraktor dibayar dengan pencairan KPR yang bisa kita siasati dengan apa yang biasa disebut STANDING INSTRUCTION atau instruksi pencairan KPR dimana menyebutkan sejumlah dana untuk ditransfer ke rekening kita dan kontraktor.

Desain rumahnya dari mana? Itu mah gampang. Anda tinggal browsing di internet atau mengkoleksi brosur perumahan yang memang laku keras, anda tinggal pilih dan tentukan yang sesuai dengan tanah anda. Jika anda memiliki kepiawaian menggunakan program desain, anda bisa kerjakan sendiri. Atau anda tinggal bayar konsultan. Selesai!

Perhitungan Sederhana

Ingat, kita adalah developer kecil-kecilan. Perhitungannya pun sederhana sekali. Misal tanah seluas 100 m2 dihargai 300ribu/m2. Sehingga harga tanah adalah 30 juta. Bangunan tipe 45 seperti hitungan di atas adalah 90 juta. Artinya modal anda adalah 120 juta. Survey harga rumah yang setipe dengan rumah anda. Misal harga tipe 45 di sekitar lokasi anda adalah sebesar 300 juta. Logika sederhana, jika anda menjual rumah anda dengan harga 250 juta laku tidak? Keuntungan anda kotor anda adalah 130 juta bukan?

Jika anda memodali seluruhnya yakni sebesar 120 juta artinya anda mempunyai keuntungan kotor 108,33%. Padahal konsumen memodali anda 75 juta (ingat uang muka), artinya anda hanya memodali 45juta yang artinya anda mempunyai keuntungan kotor 288% dari modal anda. Padahal tanah yang anda kuasai adalah tanah kerjasama dengan sahabat anda seharga 30juta (ingat harga tanah), artinya modal anda cukup 15juta, artinya keuntungan kotor anda 866,67%. Nabung dimana dengan 15 juta bisa menghasilkan 866,67%? Fantastis kan?

Padahal (lagi) kekurangan anda sebesar 15 juta untuk pembayaran kontraktor akan anda bebankan dalam pencairan KPR, artinya modal anda 0 rupiah!!! Ehmm yang ini sedikit tidak masuk akal. Walau bagaimanapun, anda pasti akan keluar modal, tapi semangatnya adalah MODAL TIDAK HARUS BESAR!

Alur Kerja Mudah

Alur kerja ini bisa dipahami jika anda mengetahui siapa stake holder anda. Anda akan berhubungan dengan pemilik tanah, kontraktor, konsumen, rekanan bank, dan birokrasi. Sebagian besar sebenarnya sudah terbaca dari tulisan-tulisan di atas. Saya singkat sebagai berikut :

Pemilik tanah – Pemasaran – Kontraktor — Perbankan

Dengan pemilik tanah, anda musti mempersiapkan perjanjian perikatan jual beli (notaril bila diperlukan). Ini adalah langkah awal. Langkah kedua adalah memasarkan produk anda. Anda bisa memasarkan dengan brosur, iklan di media massa atau mailing list. Jika terjadi kesepakatan dengan pembeli, anda musti mempersiapkan perjanjian perikatan dengan pembeli / konsumen.

Rangkaian pemasaran selain perjanjian dengan konsumen adalah penagihan uang muka, persetujuan desain rumah dan proses persyaratan KPR (kredit pemilikan rumah) di bank.

Apabila sudah terpenuhi, maka anda musti mengundang kontraktor yang akan membangun. Perjanjian dengan kontraktor juga musti dibuat. Biasanya termaktub di dalamnya adalah gambar kerja, spesifikasi bangunan, harga kontrak pembangunan, cara pembayaran, jangka waktu pembangunan dan target pembangunan.

Setelah rumah selesai 100%, anda bisa memproses pencairan KPR di bank. Di sinilah anda musti mempersiapkan legalitas dengan konsumen, legalitas rumah yakni dengan proses jual beli di notaris, berikut juga IMB.

State Mission, Fokus dan Kerja Cerdas

State mission sebenarnya adalah kalimat yang menggugah pertama kali yakni Think Big. Berpikir besar! Tujuan anda tentunya tidak hanya berhenti dengan menjual 1 rumah saja bukan. Hanya dengan menjual 1 unit rumah SAJA belum tentu akan membuat anda bisa mapan.

Jadi tetapkan tujuan anda, misalnya tujuan anda adalah mendapatkan pasive income dari properti. Sungguh, bukan hal mustahil. Dengan keuntungan 1 unit rumah, anda sudah bisa membeli 1 aset rumah kelas RSS dan anda bisa mendapatkan passive income dengan menyewakan rumah tersebut.

Atau tujuan anda misalnya menjadi developer perumahan terbesar di kota anda. Maka jadikanlah bisnis kecil anda ini adalah kurva belajar menuju sesuatu yang anda cita-citakan.

Atau anda ingin mendapatkan passive income dengan mengikuti bisnis properti berjaringan. Anda tinggal taruh keuntungan anda tersebut dalam bisnis properti berjaringan, sembari terlibat dalam operasional yang tentunya akan meningkatkan kemampuan anda berbisnis properti. Tujuan ini juga tidak mustahil.

Artinya anda memang harus fokus dan bekerja cerdas agar state mission yang sudah anda cita-citakan sejak awal akan terwujud.

Demikian sekelumit ilmu yang ingin saya sampaikan kepada semua. Tentu ini tulisan ini sangat terbatas, namun saya bersedia untuk berdiskusi panjang di YM : aryodiponegoro. Jika anda memang benar-benar berminat, silahkan bergabung dengan milist YukBisnisProperti@yahoogroups.com dengan mengirimkan email kosong ke YukBisnisProperti-subscribe@yahoogroups.com atau klik link berikut FeedBurner untuk mendapatkan RSS Feed dari blog ini.

Selamat, anda telah menjadi pengusaha properti! Salam!

Rabu, 26 Januari 2011

PROSEDUR, CARA DAN SYARAT PENDIRIAN CV

PROSEDUR, CARA DAN SYARAT PENDIRIAN CV
Posted on 8 Juli, 2008 by Admin

CV atau Comanditaire Venootschap adalah bentuk usaha yang merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih oleh para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha dengan modal yang terbatas. Karena, berbeda dengan PT yang mensyaratkan minimal modal dasar sebesar Rp. 50jt dan harus di setor ke kas Perseroan minimal 25%nya, untuk CV tidak ditentukan jumlah modal minimal. Jadi, misalnya seorang pengusaha ingin berusaha di industri rumah tangga, percetakan, biro jasa, perdagangan, catering, dll dengan modal awal yang tidak terlalu besar, dapat memilih CV sebagai alternatif Badan Usaha yang memadai.Apakah bedanya CV dengan PT?

Perbedaan yang mendasar antara PT dan CV adalah, PT merupakan Badan Hukum, yang dipersamakan kedudukannya dengan orang dan mempunyai kekayaan yang terpisah dengan kekayaan para pendirinya. Jadi, PT dapat bertindak keluar baik di dalam maupun di muka pengadilan sebagaimana halnya dengan orang, serta dapat memiliki harta kekayaan sendiri. Sedangkan CV, dia merupakan Badan Usaha yang tidak berbadan hukum, dan kekayaan para pendirinya tidak terpisahkan dari kekayaan CV.

Karakteristik CV yang tidak dimiliki Badan Usaha lainnya adalah: CV didirikan minimal oleh dua orang, dimana salah satunya akan bertindak selaku Persero Aktif (persero pengurus) yang nantinya akan bergelar Direktur, sedangkan yang lain akan bertindak selaku Persero Komanditer (Persero diam). Seorang persero aktif akan bertindak melakukan segala tindakan pengurusan atas Perseroan; dengan demikian, dalam hal terjadi kerugian maka Persero Aktif akan bertanggung jawab secara penuh dengan seluruh harta pribadinya untuk mengganti kerugian yang dituntut oleh pihak ketiga. Sedangkan untuk Persero Komanditer, karena dia hanya bertindak selaku sleeping partner, maka dia hanya bertanggung jawab sebesar modal yang disetorkannya ke dalam perseroan.

Perbedaan lain yang cukup penting antara PT dengan CV adalah, dalam melakukan penyetoran modal pendirian CV, di dalam anggaran dasar tidak disebutkan pembagiannya seperti halnya PT. Jadi, para persero harus membuat kesepakatan tersendiri mengenai hal tersebut, atau membuat catatan yang terpisah. Semua itu karena memang tidak ada pemisahan kekayaan antara CV dengan kekayaan para perseronya.

BAGAIMANA CARA MENDIRIKAN CV?

CV dapat didirikan dengan syarat dan prosedur yang lebih mudah daripada PT, yaitu hanya mensyaratkan pendirian oleh 2 orang, dengan menggunakan akta Notaris yang berbahasa Indonesia. Walaupun dewasa ini pendirian CV mengharuskan adanya akta notaris, namun dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang dinyatakan bahwa pendirian CV tidak mutlak harus dengan akta Notaris.

Pada saat para pihak sudah sepakat untuk mendirikan CV, maka dapat datang ke kantor Notaris dengan membawa KTP. Untuk pendirian CV, tidak diperukan adanya pengecekan nama CV terlebih dahulu. Oleh karena itu proses nya akan lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan pendirian PT.
Namun demikian, dengan tidak didahuluinya dengan pengecekan nama CV, menyebabkan nama CV sering sama antara satu dengan yang lainnya.
Pada waktu pendirian CV, yang harus dipersiapkan sebelum datang ke Notaris adalah adanya persiapan mengenai:
1. Calon nama yang akan digunakan oleh CV tersebut
2. tempat kedudukan dari CV
3. Siapa yang akan bertindak selaku Persero aktif, dan siapa yang akan bertindak selaku persero diam.
4. Maksud dan tujuan yang spesifik dari CV tersebut (walaupun tentu saja dapat mencantumkan maksud dan tujuan yang seluas-luasnya).

Untuk menyatakan telah berdirinya suatu CV, sebenarnya cukup hanya dengan akta Notaris tersebut, namun untuk memperkokoh posisi CV tersebut, sebaiknya CV tersebut di daftarkan pada Pengadilan Negeri setempat dengan membawa kelengkapan berupa Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) dan NPWP atas nama CV yang bersangkutan.

Apakah itu akta, SKDP, NPWP dan pendaftaran pengadilan saja sudah cukup?
Sebenarnya semua itu tergantung pada kebutuhannya. Dalam menjalankan suatu usaha yang tidak memerlukan tender pada instansi pemerintahan, dan hanya digunakan sebagai wadah berusaha, maka dengan surat-surat tersebut saja sudah cukup untuk pendirian suatu CV. Namun, apabila menginginkan ijin yang lebih lengkap dan akan digunakan untuk keperluan tender, biasanya dilengkapi dengan surat-surat lainnya yaitu:
1. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)
2. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)
3. Tanda Daftar Perseroan (khusus CV)
4. Keanggotaan pada KADIN Jakarta.

Pengurusan ijin-ijin tersebut dapat dilakukan bersamaan sebagai satu rangkaian dengan pendirian CV dimaksud, dengan melampirkan berkas tambahan berupa:
1. Copy kartu keluarga Persero Pengurus (Direktur) CV
2. Copy NPWP Persero Pengurus (Direktur) CV
3. Copy bukti pemilikan atau penggunaan tempat usaha, dimana
a. apabila milik sendiri, harus dibuktikan dengan copy sertifikat dan copy bukti pelunasan PBB th terakhir

b. apabila sewa kepada orang lain, maka harus dibuktikan dengan adanya perjanjian sewa menyewa, yang dilengkapi dengan pembayaran pajak sewa (Pph) oleh pemilik tempat. sebagai catatan berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta, untuk wilayah Jakarta, yang dapat digunakan sebagai tempat usaha hanyalah Rumah toko, pasar atau perkantoran. Namun ada daerah-daerah tertentu yang dapat digunakan sebagai tempat usaha yang tidak membayakan lingkungan, asalkan mendapat persetujuan dari RT/RW setempat
4. Pas photo ukuran 3X4 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang warna merah

Jangka waktu pengurusan semua ijin-ijin tersebut dari pendirian sampai dengan selesai lebih kurang selama 2 bulan.

Sebagai penutup, saya sarankan agar dalam mendirikan suatu bidang usaha, alangkah baiknya untuk dipertimbangkan dari segala segi, tidak hanya dari segi kepraktisannya, namun juga dari segi pembagian resiko di antara para persero, agar tidak terjadi pertentangan di kemudian hari.

http://irmadevita.com/2007/10/13/prosedur-cara-dan-syarat-pendirian-cv/

Sebentar setelah membaca ini aku siapakan dulu ya syarat syarat untuk buka CV…..

Filed under: curhat

Baris Video

Loading...